Keluar dari zona nyaman. Memang
sangat mudah untuk diucapkan, namun sangat-sangat sulit untuk dilakukan.
Misalnya, jika kamu udah terbiasa di dalam lingkaran itu, padahal di luar
banyak banget lingkaran –lingkaran di luar lingkaranmu itu. Tapi di lingkaran
yang kamu diami itu kamu nggak bisa berkembang. Kamu ya kamu, nggak bisa
melihat dunia luar. Diam di tempat. Nah biar kamu bisa berkembang kamu harus
keluar dari lingkaran itu. Dengan kata lain keluarlah dari zona nyamanmu!
Pengen berbagi cerita aja di postingan
ini. Dulu waktu wawancara anak panti, mbak Isi namanya, ngasih pesan untuk
kita. Dia berpesan, keluarlah dari zona nyamanmu. Sebelumnya aku juga pernah dengar
dari temen, untuk menjadi lebih akrab dalam suatu kelompok cara ang paling
ampuh adalah keluar dari zona nyaman. Pertama dengar kata-kata itu, aku masih
kopong, nggak dong apa yang dimaksud, tapi setelah aku pahami, aku menyetujui
bahkan sangat menyetujui pernyataan itu. Kemarin waktu ngumpul di KR, juga
ditekanin keluar dari zona nyamanmu. Semakin yakin lagi dengan pernyataan itu. Tak
hanya yakin dengan pernyataannya, tapi aku juga yakin aku harus keluar dari
zona aman.
Dimulai dengan hal kecil. Pengalamanku
aja nih. Aku kan mau berubah, pengen keluar dari zona dimana aku merasa nyaman
disitu. Walaupun dari diriku sendiri aku nggak yakin bisa keluar dari zonaku. Hari
ini ada acara kumpul pemuda. Naah, di acara itu mau ngebahas buka bersama sama
lomba takbir. Aku kan dari dulu emang pendieeeem banget kalau sama orang yang
belum akrab. Dulu nih, kalau pas gini (rapat pemuda) aku punya banyak ide,
punya banyak pendapat. Tapi ya hanya diam, senyum, ngangguk, geleng dan ngomel
dalam hati. Yaa itu dulu sih. Sekarang aku meulai merubah sedikit demi sedikit.
Aku mulai mengungkapkan pendapat, solusi dengan ilmu yang aku punya saat ini. Dengan
takut-takut aku mengajukan usulku. Takut kalau nanti usulku bukannya disetujui
eh nggak diterima ataupun yang lebih kejam lagi, dibantah mentah-mentah. Mereka
juga bukan satu yang memiliki satu sifat, mereka berbanyak yang memiliki sifat
yang beragam. Tapi ternyata enggak, mereka malah pada setuju dengan usulku. Aku
mulai yakin, aku bisa keluar dari zona amanku. Mulai dari sini!
Komentar
Posting Komentar