Langsung ke konten utama

Tanggung Jawab dan Deadline


Sekilas dua hal tersebut seperti tidak ada hubungannya. Apasih tanggung jawab itu? Dan apa pula yang dinamakan deadline? Apa hubungannya dari dua hal tersebut?
Yang pertama akan kita bahas adalah pengertian tanggung jawab. Tanggung jawab menurut Wikipedia adalah suatu pengertian dasar untuk memahami manusia sebagai makhluk susila, dan tinggi rendahnya akhlak yang dimilikinya.
Apa pengertian deadline menurut sumber di sebuah akun sosial media Facebook adalah time limit: the time by which something must be done or completed. Dalam bahasa Indonesia berarti: batas waktu: waktu dimana sesuatu (pekerjaan) harus dilakukan atau diselesaikan.

Apa hubungannya? Dari pada bingung, mending kita mulai bahas. Cekidot.

Seseorang yang diberi tugas biasanya juga diberi tanggal atau jam sebagai deadline, tapi juga nggak semua tugas diberi deadline. Misalnya seorang siswa diberi tugas Kimia untuk membuat suatu ringkasan materi diberi waktu satu minggu, dan batas akhir pengumpulannya tanggal 30 Mei 2015. Nah siswa tersebut harus mengumpulkan tugas Kimia paling lambat tanggal 30 Mei 2015. Tapi siswa tersebut boleh mengumpulkan tugas Kimia sebelum tanggal 30 Mei 2015. Semakin cepat mengumpulkan tugas Kimia tersebut, maka ‘biasanya’ akan mendapat nilai plus dari guru yang memberi tugas. Tugas yang pengumpulannya diatas deadline atau tanggal yang sudah ditentukan dianggap gugur atau hangus atau lebih sering dengan istilah diskualifikasi.

Deadline juga berbeda-beda tergantung orang yang memberi tugas dan tingkat kesulitan dari tugas itu sendiri, ada yang satu hari, satu minggu, bahkan ada yang sampai satu bulan. Fungsi deadline biasanya adalah agar orang yang diberi tugas itu tidak molor dan melaksakan tugasnya dengan segera, tidak menyepelekan tugas yang diberikan. Dan yang terpenting adalah deadline itu melatih tanggung jawab kita. Seberapa besar tanggung jawab kita, dapat diukur dengan deadline. Semakin cepat kita mengumpulkan suatu tugas ataupun karya, semakin besar pula rasa taggung jawab kita. Tanggung jawab disini tak hanya tanggung jawab melaksanakan tugas tersebut, tapi juga mencerminkan rasa tanggung jawab kita secara menyeluruh atau global. 

Jadi pada intinya tanggung jawab dan deadline itu sangat berhubungan. Semakin kita menghargai deadline, semakin cepat kita mengumpulkan tugas atau karya kita, maka semakin besar pula rasa tanggung jawab kita.
Semoga bermanfaat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Berbeda..

Aku tak tau mengapa semua jadi begini. Semenjak dia datang di kehidupanku, keluarga ini   jadi nggak perhatian lagi sama aku. Semua perhatian orangtuaku direbut dia. Pembawa sial. Kata orang, punya adek itu menyenangkan, tapi nggak bagiku. Hanya akan menjadi masalah aja. Entah kenapa dulu sebelum si pembawa sial itu lagi, Mama sama Papa sangat sayang padaku, tapi sekarang yang dipentingan dia. Kenapa ini terjadi padaku? Hari ini tanggal 18 Februari 2015 dan besok usiaku genap tujuh belas tahun. Sweet seven teen, orang bilang. Tahun terpenting dalam hidup. Pagi ini kuawali dengan bangun pagi-pagi terus mandi lalu ibadah sholat subuh. Nyiapin buat nanti sambil senyum-senyum bayangin hari besok. Pasti Mama Papa udah nyiapin aku surprise yang sampai nggak bisa aku bayangin.   Di rumah sepi, mungkin mereka mau nyiapin pestanya diluar rumah. Aaah, asik banget pesta diluar rumah. Rasanya udah nggak sabar pengen bertemu hari esok. Jam tanganku menunjukkan waktu 06.25. Aku s...

Hal baru itu menantang!

Menjadi anak kos selama enam bulan mengajarkan saya banyak pengalaman . Sebagai mantan anak kos, pastinya banyak kenganan-kenangan baik itu meyedihkan, memalukan, mengaharukan apalagi menyebalkan. Banyak peristiwa-peristiwa yang kita lalui bersama keluarga baru kita. Nah kali ini aku mau membahas kos-kosan pinter, nggak dodol lagi. Bakalan kita bahas tips, suka duka anak kos, tatacara menjadi anak kos yang baik dan benar. Sejak SMP aku pengen bisa sekolah di Jogja terus bisa ngekos, memasak, nyuci sendiri, bareng-bareng teman, seru-seruan bareng. Pengen hal baru, dan sepertinya ngekos tu seru soalnya bareng-bareng sama temen. Nggak keganggu sama izin ortu,wkwk. Dari SMP, aku sama temenku udah berniat satu kos-kosan bareng pas SMA. Tapi sayangnya, kita tidak satu sekolah. Sedih banget. Yaaahh. Awal masuk SMA aku sudah ditawarin sama orang tuaku, mau naik motor sendiri atau mau ngekos. Ya jelaslah aku mau ngekos. Sifatku yang menyukai hal-hal baru itu membuat keinginan untuk ngek...