Langsung ke konten utama

Indonesiaku..

Indonesia. Indonesia sebenarnya sangat kaya, makmur dalam segala hal. Sebenarnya. Indonesia seperti dunia dalam ukuran mini. Hutan Indonesia yang banyak menghasilkan kayu. Perairan Indonesia yang dua pertiga dari wilayah Indonesia harusnya dapat memenuhi kebutuhan lauk pauk di Indonesia. Lahan pertanian yang subur lebih lagi iklim di Indonesia yang sangat cocok untuk bercocok tanam seharusnya bisa menghasilkan bahan makanan yang mencukupi. Tambang Indonesia yang sangat banyak mengandung minyak bumi, bahkan emas pun terkandung di dalamnya. Indonesia menjadi negara paling kaya di dunia, seharusnya.
Lalu apa yang menjadikan Indonesia seperti ini saat ini?
Banyak sumber daya alam melimpah, namun belum bisa dalam hal mengolah sumber daya alam yang melimpah tersebut. Rakyat menjadi buruh kasar di negaranya sendiri. Menjadi pembantu di rumahnya sendiri. Mengekspor tenaga murah dari Indonesia, namun mengimpor tenaga ahli dari negara luar.
Bagaimana pendidikan di Indonesia?
Sistem pendidikan di Indonesia yang menuntut siswanya aktif dan serba bisa dalam semua mapel. Menurut saya, pendidikan di Indonesia lebih banyak membahas tentang teori dan kurang memperhatikan prakteknya. Sehingga teori-teori yang telah disampaikan guru tidak dapat digunakan dengan maksimal.
Bagaimana dengan anak muda Indonesia saat ini?
Banyak anak muda, remaja saat ini kurang cinta tanah air. Mereka juga lebih memilih produk luar begeri daripada produk tanah air. Anak muda saat ini juga kurang semangat dalam menuntut ilmu. Dan banyak yang terjerumus kedalam hal negatif.
Apakah pemerintah saat ini bekerja dengan benar?
Indonesia sangat kaya akan hasil bumi, namun pemerintah Indonesia sangat hobi dengan impor. Indonesia yang makmur dalam hal pertanian, namun masih saja impor beras dan kedelai dari negara tetanggga. Sabana yang sangat luas mungkin kurang bida memproduksi rumput-rumput untuk sapi, sehingga pemerintah harus mengimpor daging spi dari negara asing.
Harga minyak bumi yang kian naik, berbanding terbalik dengan harga minyak bumi interasional yang saat ini sedang turun. Rakyat kecillah yang menjadi korbannya. Entah kemana sekarang wakil rakyat yang dulu gembar gembor dengan janjinya saat pemilu, mengentaskan kemiskinan.

Lantas siapakah yang akan disalahkan???

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memantaskan

Satu satu sudah Allah kasih kesempatan untuk melangkah lebih jauh, memberi manfaat yang seluas luasnya.  Sarjana sains. Dwri lubuk hati yang terdalam, tidak dapat dipungkiri bahwa ada keirian, tapi itu pasti.  "Kenapa aku belum?"  "Kenapa harus aku?"  "Kenapa Allah belum ngasih kesempatan?"  Banyak pertanyaan yang tak butuh jawaban. Karena dari awal sudah terjawab. Ya karena kamu mampu. Karena Allah melihat usahamu. Mungkin saja usahamu belum maksimal. Atau mungkin kamu lebih mengandalkan usahamu sendiri, melupakan kekuatan Allah. Mencoba bersabar atas waktu pun, rasanya tak mudah. Apalagi muncul pertanyaan dari sekitar, "Kamu kapan?" Rasa rasanya aku ingin hilangkan kata 'kapan' ini dalam kamus KBBI. Banyak orang yang juga tak suka dengan pertanyaan bermula 'kapan'. Dikiranya kita yanh menentukan apa? Padahal kita cuma berusaha, Allah lah penulis skenario terbaik dalam hidup. Kita mah usaha sama tawakal, biar Allah yang menilai k...

Hal baru itu menantang!

Menjadi anak kos selama enam bulan mengajarkan saya banyak pengalaman . Sebagai mantan anak kos, pastinya banyak kenganan-kenangan baik itu meyedihkan, memalukan, mengaharukan apalagi menyebalkan. Banyak peristiwa-peristiwa yang kita lalui bersama keluarga baru kita. Nah kali ini aku mau membahas kos-kosan pinter, nggak dodol lagi. Bakalan kita bahas tips, suka duka anak kos, tatacara menjadi anak kos yang baik dan benar. Sejak SMP aku pengen bisa sekolah di Jogja terus bisa ngekos, memasak, nyuci sendiri, bareng-bareng teman, seru-seruan bareng. Pengen hal baru, dan sepertinya ngekos tu seru soalnya bareng-bareng sama temen. Nggak keganggu sama izin ortu,wkwk. Dari SMP, aku sama temenku udah berniat satu kos-kosan bareng pas SMA. Tapi sayangnya, kita tidak satu sekolah. Sedih banget. Yaaahh. Awal masuk SMA aku sudah ditawarin sama orang tuaku, mau naik motor sendiri atau mau ngekos. Ya jelaslah aku mau ngekos. Sifatku yang menyukai hal-hal baru itu membuat keinginan untuk ngek...