Langsung ke konten utama

Bernard Batubara

Beberapa minggu yang lalu, aku sama temenku ngerjain tugas di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Naaah pas kita lagi asik-asiknya ngerjain tugas, temenku tanya ke aku "Eh itu bernard Batubara bukan sih?" karena aku nggak tau siapa itu Bernard Batubara, aku bilang enggak tau. Ternyata Bernard Batubara itu penulis novel Radio Galau FM. Oalaaa, baru tahu. setelah kita yakin banget kalau itu Bernard Batubara, kita membulatkan niat untuk wawacara seklaian mau ngerjain tugas wawancara. Wawancara lho ra. Bilang aja modus,wkw. Setelah sampai di deket meja nya, kita permisi dan langsung memperkenalkan diri, terus mulai wawancara. Sempat muka Kak Bara bingung terus teanya "Kenapa harus saya?" dan langsung merapikan headset yang ia pakai sebelum kita datang ke mejanya. Setelah selesai wawancara, Kak Bara juga buru-buru pergi, mungkin karena takut ketahuan yang lain,wkwk. Ini nih hasil wawancara ku bersama temenku dengan Kak Bara. Cekidot. Sayangnya ini ga bisa upload foto sama Kak Bara.

Bernard Batubara, seoarang penulis yang biasa dipanggil Bara. Pria yang berperawakan besar tinggi ini  lahir di Pontianak, Kalimantan Barat pada tanggal 9 Juli 1989. Ia menyenyam pendidikannya di Sekolah Dasar (SD) 20 Anjungan, lalu melanjutkan di SLTPN 1 Pontianak. Setelah lulus dari SLTPN dia melanjutkan jenjang yang lebih tinggi yaitu di SMU 1 Pontianak. Menamatkan studi Teknik Informatika di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Saat ini dia tinggal di Kota Gudeg yang berjargon ‘Jogja Berhati Nyaman’.

Hobi Kak Bara adalah membaca dan menulis. Sejak SD Kak Bara menyukai pelajaran Bahasa Indonesia terutama pelajaran mengarang dan suka membaca komik. Inspiratornya menulis adalah J.K. Rowling, seorang penulis novel. Salah satu novel yang ditulis J.K. Rowling yang sangat tekenal adalah Hary Potter. Pada tahun 2009, puisi Kak Bara dimuat di Majalah GONG. Menurutnya, ini adalah awal kariernya didunia tulis menulis. Sebelumnya ia juga seorang penulis blog yang ia mulai tahun 2007. Pada tahun 2010 Kak Bara menerbitkan kumpulan puisi secara indie. Selanjutnya novel yang diterbitkan secara mayor adalah Radio Galau FM pada tahun 2011 dan pada tahun 2012 novel tersebut diadaptasi ke layar Lebar oleh Rapi Films. Setelah menerbitkan Radio Galau FM, Kak Bara juga menulis beberapa novel, diantaranya Kata Hati pada tahun 2012, Milana pada tahun 2012, Cinta pada tahun 2013 dan yang teakhir adalah Surat Untuk Ruth pada tahun 2014. Menurutnya, kesulitan ia dalam menulis adalah memulai dalam menulis atau mengawali cerita maupun tulisan lainnya. 

Jangan  malas. Jangan malas baca, nulis, dan yang utama jangan malas belajar. Begitulah kira-kira pesannya untuk anak muda sekarang. Komitmen menurutnya  hal yang harus ada jika ingin menulis.
Kesibukan Kak Bara saat ini selain menulis novel adalah belajar untuk melanjutkan S2 nya. Setelah S1 nya di Teknik Informatika, ia ingin S2 nya mengambil Sastra di universitas yang sama yaitu UII, Yogyakarta.

Bagi yang ingin mengenal Kak Bara lebih lanjut bisa melalui akunnya twitternya: @benzbara_ atau blognya di bisikanbusuk.com.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Masih) Hari Pertama

Hari pertama Perpram (Perkemahan Pramuka) sangat memberikan arti tersendiri bagiku. Aku mau bagi cerita nih tentang hari pertama Perpram. Berangkat dari sekolah sekitar pukul 13.30 dengan upacara pelepasan di Lapanagn Basket. Kami berangkat dengan menggunakan bus angkutan umum. Barang bawaan pribadi maupun kelompok, kita titipkan di pick up salah satu teman kami. Sepanjang perjalanan kami lalui dengan bersuka cita.  Sampai di bumi perkemahan Sinolewah kira-kira jam sudah menunjukkan pukul 15.30. Kami disuruh segera mendirikan tenda dan bagi yang muslim untuk sholat ashar terlebih dahulu. Kami di suruh untuk saling membantu antar sangga dalam mendirikan tenda ini. Setelah tenda berdiri tegak, kami melaksanakan apel sebagai upacara pembukaan Perpram ini. Kami diberi waktu untuk ISHOMA sampai jam 19.30. Jelajah malam kami lakukan setelah ISHOMA. Nah, dalam jelajah inilah yang menurutku bagian paling seru. Jelajah malam dilakukan bersama sangga kita. Sebelumnya kita perkenalan ...

Ini Ceritaku, Mana Ceritamu?

Keluar dari zona nyaman. Memang sangat mudah untuk diucapkan, namun sangat-sangat sulit untuk dilakukan. Misalnya, jika kamu udah terbiasa di dalam lingkaran itu, padahal di luar banyak banget lingkaran –lingkaran di luar lingkaranmu itu. Tapi di lingkaran yang kamu diami itu kamu nggak bisa berkembang. Kamu ya kamu, nggak bisa melihat dunia luar. Diam di tempat. Nah biar kamu bisa berkembang kamu harus keluar dari lingkaran itu. Dengan kata lain keluarlah dari zona nyamanmu! Pengen berbagi cerita aja di postingan ini. Dulu waktu wawancara anak panti, mbak Isi namanya, ngasih pesan untuk kita. Dia berpesan, keluarlah dari zona nyamanmu. Sebelumnya aku juga pernah dengar dari temen, untuk menjadi lebih akrab dalam suatu kelompok cara ang paling ampuh adalah keluar dari zona nyaman. Pertama dengar kata-kata itu, aku masih kopong, nggak dong apa yang dimaksud, tapi setelah aku pahami, aku menyetujui bahkan sangat menyetujui pernyataan itu. Kemarin waktu ngumpul di KR, juga ditekani...