Langsung ke konten utama

Melelahkan Banget atau Melelahkan Aja (?)

Hari ini (Minggu, 28 Juni 2015) menurutku sangat-sangat melelahkan. Dimulai dari bangun tidur untuk menyantap sahur, sekitar jam 04.00. Ibuku sebenarnya sudah mbangunin aku sebelum itu, tapi gara-gara aku ngnatuk banget plus magernya nggak ketulungan jadinya aku bangun sekitar jam 04.00. Aku langsung makan dengan lahap dan minum air putih dengan buru-buru soalnya waktu imsakiyah sudah dekat. Setelah makan dan minum, aku segera gosok gigi dan melanjutkan tidur, hehe. Waktu tidur paling enak tu ya jam segini, sekitar jam adzan subuh. Aku bangun sekitar jam lima. Bangun, wudhu, sholat, tidur lagi, wkwk. Terus bangun lagi jam 08.00 dibangunin ibu karena ibuku juga sudah tahu kalau hari ini aku ada acara jam 10.00. Waaa, untung ibuku bangunin aku, kalau enggak mungkin adzan dzuhur baru bangun. Makasih ibu.
                Sekitar jam 08.20 aku baru selesai mandi. Terus nyipain baju yang mau dipakai ke acara di Joglo KR. Waktu perjalanan dari rumahku ke KR itu sekitar satu jam dari rumah. Syukur bisa lebih cepat lagi. Tapi ya jaga-jaga aja satu jam, siapa tahu nanti macet liburan. Target ku sih jam 09.00 harus sudah berangkat dari rumah. Tapiii, mungkin gara-gara jamnya karet jadi jam 09.30 aku baru berangkat dari rumah. Setelah memanaskan motor, aku tancap gas pol. Di jalan raya Samas, kecepatanku cuma 60km/jam soalnya pagi itu jalanan agak ramai. Dan malangnya lagi lampu-lampu merah yang biasanya memberikan warna hijau, pagi ini lampu- lampu itu memberikan lampu merah, tanda harus berhenti di belakang garis marka. Yaudah deh, pasrah aja. Sampai di depan gedung KR masih sepi. Hanya ada bapak-bapak yang lagi duduk di kursi panjang depan gedung. Dan motorku yang pertama parkir di parkiran depan KR. Sesaat aku ragu.Ini benar kan jam 10.00 di Joglo KR, hari Minggu, tanyaku dalam hari. Ah yaudahlah yang penting masuk dulu. Ternyata, setelah aku sampai di tempat yang aku tuju disana sudah ada dua orang temanku calon padakarma dan Mas Agung yang lagi ngobrol asik di tengah Joglo. Alhamdulillah, yeay, aku nggak salah. Aku duduk di sebelah Tya, sebelahnya Tya ada Tita dan di seberang meja adalah Mas Agung yang sejak tadi kulihat asik dengan tabnya. Singkat cerita aja, kegiatanku di KR adalah presetasi lima orang yang tidak dikenal dan satu orang anak panti dan tahap wawancara Tantingan masuk di Kaca KR. Aku pulang dari KR sekitar jam 14.00 dengan perut lapvaaar dan ngantuk.
                Sampai di rumah jam 14.45 an dan dengan kondisi yang sangat-sangat mengenaskan. Antara ngantuk tadi melem tidurnya pagi, lelah satu jam di jalan, dan capek bercampur jadi satu. Aku merebahkan badanku di tempat tidur. Aaah, rasa lelah kantuk menguap perlahan. Sambil mainan handphone baca-baca  timeline. Semakin lama semakin mengantuk, dan akhirnya aku tertidur. Baru sekitar jam 17.00 aku dibangunkan ibu (lagi dan lagi) untuk sholat ashar dan pergi ke mushola yang hanya berjarak 10 kaki dari rumahku atau bisa dibilang hanya di depan rumahku untuk buka bersama.
                Di mushola sudah ada ibu-ibu dan beberapa anak kecil yang juga menunggu waktu buka. Aku ikut bergabung dengan ibu-ibu yang berada di serambi mushola. Alhamdulillah suara adzan sudah terdengar. Mengawali buka puasa dnegan berdoa dan minuman manis, dilanjutkan dengan makan besar takjil. Setelah itu sholat magrib berjamaah. Dan pulang ke rumah masing-masing.
                Sampai di rumah aku melanjutkan tadarus Al-Quran ku dan makan camilan. Baru istirahat sebentar, adzan isya sudah berkumandang. Segera mengambil wudhu dan menyambar mukena hijau kesayanganku. Lalu pergi ke mushola untuk melaksanakan sholat isya dan sholat sunah tarawih berjamaah.
                Setelah selesai sholat, aku buru-buru ke pos ronda di kampungku (bukan untuk ronda), untuk latihan untuk lomba takbir besok. Di sana ternyata masih nunggu pelatihnya datang. Baru jam 21.03 latihan bisa dimulai. Sekitar 45 menit aku menunggu, akhirnya mulai juga. Dari sekitar jam delapan malem sampai jam sebelasan malem. Hoamzz udah ngantuk banget. Ini kaki juga udah pegel dari tadi.perut juga laper lagi. Enak banget kalau langsung tidur. Tapi eits tunggu, masih ada kerjaan yang harus dikerjakan malam ini. Pak Polisi Blog!
                Jarum jam pendek sudah menunjuk ke arah angka sebelas dan jarum jam panjang menunjuk angka enam. Aku udah pesimis banget bisa ngepost di blog sebelum jam dua belas malem. Aku bingung mau ngepost apa, nggak ada ide sama sekali. Uhh, males banget hari ini. Apa aku absen aja ya hari ini, bayar dua ribu nggak papa lah, batinku. Tapiii di sisi lain aku belum rela. Pokoknya harus berusaha dulu, selesai nggak seelsai yang penting usaha dulu. Akhirnya aku buka laptop dan mulai menceritakan hari ini. Yaaah, jam 00.00 udah kelewat. Gapapalah, setidaknya sudah ada yang bisa di post untuk besok. Daan pada ujung dari ujung tulisan ini di post di hari Senin tanggal 29 Juni 2015.

                Begitulah kegiatanku hari Minggu tanggal 28 Juni 2015 yang menurutku sangat-sangat melelahkaan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Berbeda..

Aku tak tau mengapa semua jadi begini. Semenjak dia datang di kehidupanku, keluarga ini   jadi nggak perhatian lagi sama aku. Semua perhatian orangtuaku direbut dia. Pembawa sial. Kata orang, punya adek itu menyenangkan, tapi nggak bagiku. Hanya akan menjadi masalah aja. Entah kenapa dulu sebelum si pembawa sial itu lagi, Mama sama Papa sangat sayang padaku, tapi sekarang yang dipentingan dia. Kenapa ini terjadi padaku? Hari ini tanggal 18 Februari 2015 dan besok usiaku genap tujuh belas tahun. Sweet seven teen, orang bilang. Tahun terpenting dalam hidup. Pagi ini kuawali dengan bangun pagi-pagi terus mandi lalu ibadah sholat subuh. Nyiapin buat nanti sambil senyum-senyum bayangin hari besok. Pasti Mama Papa udah nyiapin aku surprise yang sampai nggak bisa aku bayangin.   Di rumah sepi, mungkin mereka mau nyiapin pestanya diluar rumah. Aaah, asik banget pesta diluar rumah. Rasanya udah nggak sabar pengen bertemu hari esok. Jam tanganku menunjukkan waktu 06.25. Aku s...

Hal baru itu menantang!

Menjadi anak kos selama enam bulan mengajarkan saya banyak pengalaman . Sebagai mantan anak kos, pastinya banyak kenganan-kenangan baik itu meyedihkan, memalukan, mengaharukan apalagi menyebalkan. Banyak peristiwa-peristiwa yang kita lalui bersama keluarga baru kita. Nah kali ini aku mau membahas kos-kosan pinter, nggak dodol lagi. Bakalan kita bahas tips, suka duka anak kos, tatacara menjadi anak kos yang baik dan benar. Sejak SMP aku pengen bisa sekolah di Jogja terus bisa ngekos, memasak, nyuci sendiri, bareng-bareng teman, seru-seruan bareng. Pengen hal baru, dan sepertinya ngekos tu seru soalnya bareng-bareng sama temen. Nggak keganggu sama izin ortu,wkwk. Dari SMP, aku sama temenku udah berniat satu kos-kosan bareng pas SMA. Tapi sayangnya, kita tidak satu sekolah. Sedih banget. Yaaahh. Awal masuk SMA aku sudah ditawarin sama orang tuaku, mau naik motor sendiri atau mau ngekos. Ya jelaslah aku mau ngekos. Sifatku yang menyukai hal-hal baru itu membuat keinginan untuk ngek...