Langsung ke konten utama

Gadget dan Remaja Saat Ini



Gadget pada zaman sekarang sudah sangat melekat di telinga kita, terutama remaja. Sebenernya apa sih gadget itu sendiri sehingga banyak yang bilang nggak bisa hidup tanpa gadget? 
Menurut Wikipedia, Gawai (bahasa Inggris: gadget) adalah suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis yang secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan dengan teknologi yang diciptakan sebelumnya. Kebanyakan remaja saat ini menganggap gadget sudah menjadi sahabatnya sendiri. Mereka menganggap, mereka mempunyai dunianya sendiri yang lebih luas. 

Fungsi gadget sebenarnya untuk memudahkan dan membantu kita. Namun pada zaman ini, gadget sudah sering disalahgunakan. Semisal, kita baru diajak orang berbicara, tiba-tiba handphone kita bergetar, lalu kita membuka handphone itu dan sering kita asik sendiri dengan handphoen, sehingga mengabaikan orang yang baru mengajak kita bicara. Sering kita jumpai saat kita saat berkumpul dalam forum dan membahas sesuatu, teman kita ada yang asik memainkan gadget, entah itu game, sosial media, maupun kamera. Lebih mengherankan lagi saya pernah menemui ketua organisasinya sendiri sedang asik memainkan handphone saat forum sudah dibuka. Banyak jua ank sekolah yang diberi kebebasan menggunakan gadget untuk menunjang materi pelajaran oleh gurunya, diselewengkan. Sehingga sibuk dengan gadget masing-masing dan tidak memerhatikan pelajaran. Belum lagi karena aplikasi gadget yang sangat beragam dan bisa memuat banyak game, pelajar menjadi kecanduan memainkan game. 

Memberikan manfaat atau justru memberi petaka, tergantung kita dalam menggunakannya. Sebagai pelajar yang bijak, seharusnya kita bisa memanfaatkan gadget kita dengan sebaik mungkin. Jangan sampai gadget yang fungsi utama untuk memudahkan kita malah jadi menjerumuskan kita. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memantaskan

Satu satu sudah Allah kasih kesempatan untuk melangkah lebih jauh, memberi manfaat yang seluas luasnya.  Sarjana sains. Dwri lubuk hati yang terdalam, tidak dapat dipungkiri bahwa ada keirian, tapi itu pasti.  "Kenapa aku belum?"  "Kenapa harus aku?"  "Kenapa Allah belum ngasih kesempatan?"  Banyak pertanyaan yang tak butuh jawaban. Karena dari awal sudah terjawab. Ya karena kamu mampu. Karena Allah melihat usahamu. Mungkin saja usahamu belum maksimal. Atau mungkin kamu lebih mengandalkan usahamu sendiri, melupakan kekuatan Allah. Mencoba bersabar atas waktu pun, rasanya tak mudah. Apalagi muncul pertanyaan dari sekitar, "Kamu kapan?" Rasa rasanya aku ingin hilangkan kata 'kapan' ini dalam kamus KBBI. Banyak orang yang juga tak suka dengan pertanyaan bermula 'kapan'. Dikiranya kita yanh menentukan apa? Padahal kita cuma berusaha, Allah lah penulis skenario terbaik dalam hidup. Kita mah usaha sama tawakal, biar Allah yang menilai k...

Hal baru itu menantang!

Menjadi anak kos selama enam bulan mengajarkan saya banyak pengalaman . Sebagai mantan anak kos, pastinya banyak kenganan-kenangan baik itu meyedihkan, memalukan, mengaharukan apalagi menyebalkan. Banyak peristiwa-peristiwa yang kita lalui bersama keluarga baru kita. Nah kali ini aku mau membahas kos-kosan pinter, nggak dodol lagi. Bakalan kita bahas tips, suka duka anak kos, tatacara menjadi anak kos yang baik dan benar. Sejak SMP aku pengen bisa sekolah di Jogja terus bisa ngekos, memasak, nyuci sendiri, bareng-bareng teman, seru-seruan bareng. Pengen hal baru, dan sepertinya ngekos tu seru soalnya bareng-bareng sama temen. Nggak keganggu sama izin ortu,wkwk. Dari SMP, aku sama temenku udah berniat satu kos-kosan bareng pas SMA. Tapi sayangnya, kita tidak satu sekolah. Sedih banget. Yaaahh. Awal masuk SMA aku sudah ditawarin sama orang tuaku, mau naik motor sendiri atau mau ngekos. Ya jelaslah aku mau ngekos. Sifatku yang menyukai hal-hal baru itu membuat keinginan untuk ngek...